Perbedaan Market Maker dan Market Taker dalam Trading Cryptocurrency

Apa Itu Market Maker dan Market Taker?

Read More

Dalam dunia trading cryptocurrency, dua istilah yang sering terdengar adalah Market Maker dan Market Taker. Kedua jenis pelaku pasar ini memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan likuiditas dan efisiensi pasar. Namun, meskipun keduanya terlibat dalam proses perdagangan, mereka memiliki perbedaan signifikan dalam cara mereka berinteraksi dengan pasar.

Artikel ini akan membahas perbedaan antara Market Maker dan Market Taker, bagaimana keduanya berfungsi, dan bagaimana peran mereka memengaruhi pasar cryptocurrency.

1. Market Maker: Pencipta Likuiditas di Pasar

Market Maker adalah pihak atau entitas yang menyediakan likuiditas di pasar dengan cara menawarkan harga beli (bid) dan harga jual (ask) untuk cryptocurrency tertentu. Mereka menyusun order di order book (buku pesanan), yang memungkinkan trader lain untuk membeli atau menjual aset pada harga yang mereka tentukan. Dengan kata lain, market maker “membuat pasar” dengan memberikan pasangan harga untuk transaksi yang akan datang.

Peran dan Fungsi Market Maker:

  • Menyediakan likuiditas: Market maker menjaga agar ada cukup pembeli dan penjual di pasar, yang memungkinkan transaksi terjadi dengan lebih mudah.
  • Menjaga kestabilan harga: Dengan menawarkan harga beli dan jual, market maker dapat mengurangi volatilitas harga yang berlebihan. Mereka membantu menjaga agar harga cryptocurrency tidak terlalu fluktuatif.
  • Mengambil keuntungan dari spread: Market maker memperoleh keuntungan dari spread harga (selisih antara harga beli dan jual) yang mereka tetapkan. Misalnya, jika mereka menawarkan harga beli di $50.000 dan harga jual di $50.100, mereka mendapatkan keuntungan $100 per transaksi.

Kelebihan dan Kekurangan Market Maker:

  • Kelebihan: Market maker berperan penting dalam menjaga likuiditas pasar dan dapat memperoleh keuntungan tetap dari spread harga.
  • Kekurangan: Mereka mengambil risiko karena harus mempertahankan posisi terbuka dalam menghadapi pergerakan harga pasar yang bisa sangat volatil.

2. Market Taker: Pelaku yang Mengambil Order

Market Taker, di sisi lain, adalah trader atau investor yang mengambil order yang telah ditawarkan oleh market maker atau market participant lainnya. Artinya, mereka menerima harga yang ditawarkan di order book dan langsung melaksanakan transaksi tersebut.

Sebagai contoh, jika ada harga jual di $50.100 dan seorang trader ingin membeli dengan harga tersebut, trader tersebut akan menjadi market taker, karena mereka “mengambil” harga yang sudah ada di pasar dan melaksanakan transaksi langsung.

Peran dan Fungsi Market Taker:

  • Mengambil harga yang tersedia: Market taker tidak menyediakan harga di pasar, mereka hanya menanggapi harga yang ada dan langsung melakukan transaksi.
  • Memberikan volume transaksi: Dengan melakukan pembelian atau penjualan pada harga yang ada, market taker meningkatkan volume perdagangan di pasar.
  • Membantu mempercepat transaksi: Dengan menjadi market taker, mereka mempercepat proses transaksi karena tidak perlu menunggu order untuk diisi.

Kelebihan dan Kekurangan Market Taker:

  • Kelebihan: Market taker dapat mempercepat eksekusi transaksi, yang penting jika mereka ingin segera membeli atau menjual cryptocurrency tanpa harus menunggu.
  • Kekurangan: Karena mereka menerima harga pasar, market taker sering kali harus membayar sedikit lebih tinggi atau sedikit lebih rendah dari harga yang diinginkan, tergantung pada keadaan pasar. Mereka juga tidak mendapatkan keuntungan dari spread seperti market maker.

3. Perbandingan Antara Market Maker dan Market Taker

Aspek Market Maker Market Taker
Peran di Pasar Menyediakan likuiditas dengan menawarkan harga beli dan jual Mengambil harga yang ada di pasar (order book)
Tujuan Membuat pasar agar transaksi dapat dilakukan Mengambil posisi dalam transaksi dengan harga yang ada
Keuntungan Mendapatkan keuntungan dari spread harga Mendapatkan transaksi cepat pada harga pasar
Risiko Mengambil risiko pada perubahan harga Tidak menanggung risiko karena langsung mengambil harga
Fungsi di Pasar Menjaga kestabilan harga dan memastikan ada pembeli dan penjual Meningkatkan volume transaksi dan mempercepat eksekusi
Keuntungan untuk Pemain Lain Memberikan likuiditas dan menstabilkan pasar Mempercepat proses eksekusi transaksi

4. Pengaruh Market Maker dan Market Taker terhadap Likuiditas dan Volatilitas

Kedua jenis pelaku pasar ini memiliki pengaruh besar terhadap likuiditas dan volatilitas di pasar cryptocurrency.

  • Market Maker: Mereka sangat penting untuk menjaga likuiditas pasar. Tanpa market maker, pasar bisa menjadi sangat tidak likuid karena tidak ada penawaran harga yang tetap. Tanpa likuiditas yang cukup, spread harga bisa melebar dan menyebabkan volatilitas yang lebih tinggi.
  • Market Taker: Meskipun market taker tidak menyediakan likuiditas, mereka membantu menciptakan volume transaksi yang lebih besar dan mempercepat pergerakan pasar. Tindakan mereka sering kali menstimulasi pasar dan memberikan peluang bagi market maker untuk memenuhi pesanan yang ada.

5. Bagaimana Memilih Peran yang Tepat di Pasar Crypto?

Memilih untuk menjadi market maker atau market taker bergantung pada tujuan trading Anda dan strategi yang digunakan.

  • Jika Anda lebih fokus pada kecepatan transaksi dan ingin mengambil keuntungan dari pergerakan harga langsung, menjadi market taker adalah pilihan yang tepat. Anda akan memperoleh keuntungan cepat, meskipun mungkin harus menerima harga pasar yang tidak selalu ideal.
  • Jika Anda ingin memperoleh keuntungan dari spread dan lebih tertarik untuk mempertahankan posisi pasar atau menjaga likuiditas, menjadi market maker adalah pilihan yang lebih baik. Anda dapat mendapatkan keuntungan yang konsisten, meskipun harus siap dengan risiko posisi terbuka.

Kesimpulan

Baik market maker maupun market taker memiliki peran yang penting dalam pasar cryptocurrency. Market maker menyediakan likuiditas dan menjaga kestabilan harga, sementara market taker meningkatkan volume transaksi dan mempercepat eksekusi order. Keduanya saling bergantung untuk menciptakan pasar yang efisien dan sehat. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih strategi trading yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan Anda.

Related posts